Samsung saat ini tengah mempersiapkan kehadiran model smartphone terbaru di kelas menengah, yaitu Galaxy A57. Setelah sejumlah bocoran muncul di internet, penerus dari Galaxy A56 ini akhirnya menunjukkan wujudnya melalui situs sertifikasi di China, TENAA.
Dengan nomor model SM-A5760, informasi yang ada di TENAA memberikan wawasan lebih dalam mengenai spesifikasi Galaxy A57. Hal ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu andalan Samsung di segmen mid-range untuk tahun 2026.
Berbicara mengenai layar, Galaxy A57 dirumorkan menggunakan panel 6,7 inci Super AMOLED dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate mencapai 120Hz. Namun, data dari TENAA mencatat ukuran layar ponsel ini adalah 6,6 inci.
Menurut sumber terpercaya, Galaxy A57 menggunakan chipset Exynos 1689 octa-core, informasi ini juga telah muncul sebelumnya melalui bocoran dari Geekbench dan firmware. Kini, konfirmasi dari TENAA semakin menegaskan spesifikasi tersebut.
Performa dari smartphone ini ditujukan untuk mendukung RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal sampai dengan 256GB. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas yang sangat baik, memudahkan pengguna dalam menjalankan berbagai aplikasi sekaligus.
Fitur dan Spesifikasi Galaxy A57 yang Menarik untuk Diketahui
Sektor kamera menjadi salah satu fokus utama dari Galaxy A57. Informasi yang bocor di bulan Desember 2025 mengindikasikan adanya peningkatan pada kamera ultrawide. Data dari TENAA juga mengonfirmasi bahwa ponsel ini memiliki tiga kamera belakang dengan sensor utama 50MP yang dilengkapi dengan OIS.
Sensor 50MP ini diperkirakan menggunakan teknologi dari Sony IMX906 atau ISOCELL S5KGNJ, tergantung kepada wilayah pemasaran. Terdapat juga lensa tambahan dengan kemampuan 12MP dan 5MP, sedangkan kamera depan dilengkapi dengan lensa 12MP.
Penting untuk dicatat bahwa pengaturan kamera pada Galaxy A57 cukup mirip dengan pendahulunya, Galaxy A56. Ini menunjukkan bahwa Samsung berfokus pada pengembangan spesifikasi yang telah terbukti efektif sebelumnya.
Pendukung Daya yang Kompetitif dan Efisiensi Energi
Dalam hal daya, Samsung tetap mempertahankan baterai berkapasitas 5.000mAh untuk Galaxy A57. Meskipun kapasitas terdaftar adalah 4.905mAh, pengalaman pengguna diharapkan tetap optimal.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur pengisian cepat 45W, sesuai dengan sertifikasi dari TUV dan IECEE yang sebelumnya dicatat. Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak perlu menunggu lama saat mengisi daya ponsel mereka.
Kombinasi kapasitas baterai yang besar dan teknologi pengisian cepat menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas seharian.
Antarmuka Pengguna dan Pembaruan Software di Galaxy A57
Galaxy A57 diperkirakan akan hadir dengan sistem operasi Android 16 yang berbasis One UI 8 atau 8.5. Ini menunjukkan bahwa Samsung berkomitmen untuk memberikan pengalaman pengguna terkini dengan fitur-fitur modern.
Inovasi pada antarmuka pengguna akan memberikan kemudahan akses dan browsing yang lebih efisien. Selain itu, kabar baiknya adalah Samsung berencana untuk terus memberikan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun, seperti yang dilakukan pada Galaxy A56 sebelumnya.
Kebijakan pembaruan jangka panjang ini menjadi nilai tambah yang signifikan, mengingat banyak pengguna yang menginginkan perangkat yang tidak hanya canggih namun juga bertahan dalam penggunaan jangka panjang.
Dengan semua hal menarik ini, Galaxy A57 tampaknya siap untuk memikat perhatian banyak konsumen. Kombinasi dari spesifikasi yang mumpuni, fitur kamera canggih, dan dukungan perangkat lunak jangka panjang dapat menjadi daya tarik tersendiri. Ini menjadikan Galaxy A57 sebagai ponsel yang layak ditunggu pada tahun depan, memberikan harapan baru bagi pengguna smartphone di kelas menengah.
Walaupun detail spesifik dan tanggal peluncuran resmi masih belum diumumkan, perkembangan ini menunjukkan bahwa Samsung sedang berusaha keras untuk menjaga posisi mereka di pasar smartphone yang semakin kompetitif. Dengan berbagai inovasi yang dibawa, penggunaan Galaxy A57 akan menjadi pengalaman yang menarik bagi para penggunanya.
