Onic, tim esports yang berasal dari Indonesia, kembali menunjukkan taringnya dalam dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan prestasi yang sangat membanggakan. Setelah berhasil meraih gelar juara di MPL ID S16, mereka menambahkan trofi baru dengan kemenangan di MLBB Game of the Future 2025 (GotF 2025) yang berlangsung di Abu Dhabi.
Kemenangan ini terjadi setelah Onic mengalahkan Aurora Gaming di babak grand final dengan skor mutlak 3-0. Pertandingan ini menjadi klimaks dari turnamen yang sangat dinanti para penggemar MLBB, menyajikan pertarungan yang sengit dan penuh emosi.
Dalam duel antara Onic dan Aurora Gaming, kedua tim menunjukkan performa terbaik mereka. Intensitas pertarungan yang berlangsung di Land of Dawn terlihat jelas, memberikan suguhan yang mendebarkan bagi para penggemar yang menyaksikan secara langsung.
Dengan komposisi pemain handal seperti Sanz, Luthpii, Skylar, Kiboy, dan Kairi, Onic berhasil tampil disiplin dan efektif sejak awal permainan. Mereka menguasai tempo dengan sangat baik, terutama pada fase awal yang krusial bagi keberlangsungan setiap tim.
Eksekusi objektif yang rapi serta pemilihan hero yang tepat menjadi kunci keberhasilan Onic. Strategi ini membuat Aurora Gaming kesulitan untuk menanggapi serangan yang terus menerus dari Onic sepanjang pertandingan.
Momen Menentukan Dalam Pertandingan Grand Final
Pertandingan yang berlangsung dengan format best of five ini dituntaskan dengan sempurna oleh Onic tanpa kehilangan satu game pun. Kemenangan 3-0 menjadi simbol dominasi tim asal Indonesia ini atas lawannya dan menegaskan posisi mereka di jajaran atas esports dunia.
Dominasi Onic di babak final tentunya bukan tanpa usaha. Setiap anggota tim menunjukkan keterpaduan dan keahlian individu yang luar biasa. Permainan yang solid ini menghasilkan kombinasi strategis yang sulit dibaca oleh Aurora Gaming.
Apa yang ditampilkan Onic di panggung internasional ini membuktikan konsistensi dan dedikasi mereka dalam setiap turnamen yang diikuti. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi mereka, terutama menjelang M7 World Championship yang akan dilaksanakan di Jakarta pada Januari 2026 mendatang.
Kiboy, sebagai kapten tim, merasa sangat puas dengan performa timnya selama turnamen. Ia menyampaikan rasa syukurnya dan kebanggaan atas perkembangan tim yang signifikan selama berada di Abu Dhabi.
Pesan Dari Kapten Tim Setelah Kemenangan
“Saya merasa sangat senang. Berada di Abu Dhabi, tim kami terus berkembang,” ungkap Kiboy. Ia menegaskan bahwa semua aspek permainan, termasuk pilihan hero dan strategi, telah berjalan dengan baik dalam turnamen ini, memberikan kepercayaan diri yang besar untuk ke depannya.
Perasaan keceriaan juga dirasakan oleh para anggota tim yang lain, yang berkontribusi dalam suksesnya perjalanan Onic di turnamen ini. Semangat dan kerja keras mereka menjadi salah satu kunci utama dalam meraih kemenangan di ajang bergengsi ini.
Di sisi lain, persaingan untuk merebut posisi ketiga tidak kalah serunya. Aurora Gaming PH berhasil meraih kemenangan atas tim dari China, DianFengYaoGuai, dengan performa yang dominan.
Tim Aurora Gaming PH menunjukkan kontrol permainan yang sangat baik. Mereka tidak memberikan ruang untuk tim lawan untuk berkembang, menetapkan ritme pertandingan sejak awal dan terus unggul hingga akhir seri.
Analisis Permainan dan Strategi yang Digunakan Tim
Keberhasilan Onic dan Aurora Gaming PH dalam turnamen ini bisa dijadikan bahan analisis bagi tim-tim lainnya. Tim-tim ini menunjukkan bahwa kerja sama tim, pemilihan strategi, dan eksekusi yang tepat sangat vital dalam meraih kemenangan.
Pemilihan hero yang beragam dan sesuai dengan gaya permainan masing-masing anggota tim juga menjadi faktor penting. Dengan memahami kekuatan dan kelemahan hero yang dipilih, mereka mampu menciptakan kombinasi yang efektif untuk mengalahkan lawan.
Lebih dari itu, disiplin dalam menjalankan rencana permainan menjadi kunci sukses tim-tim ini. Komunikasi yang baik, baik di dalam maupun di luar permainan, berperan penting dalam mencapai tujuan bersama.
Strategi yang diterapkan oleh Onic dan Aurora Gaming PH juga mengedepankan penyesuaian terhadap situasi yang berkembang selama pertandingan. Ini menunjukkan bahwa kedua tim sangat fleksibel dan mampu beradaptasi dengan cepat di lapangan.
Menyongsong Turnamen Bergengsi Berikutnya di Jakarta
Dengan kemenangan yang diraih di GotF 2025, Onic kini menatap dengan optimis M7 World Championship. Berlangsung di Jakarta, turnamen ini akan menguji kemampuan mereka di tingkat global.
Persiapan yang matang dan antisipasi atas tim-tim lain yang akan turut serta di turnamen tersebut menjadi fokus utama Onic. Kemenangan di Abu Dhabi adalah modal besar, namun tantangan di Jakarta tentu akan lebih beragam.
Dengan semangat yang terus menyala, Onic diharapkan dapat mempertahankan performa terbaik mereka dan menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Harapan yang tinggi dari para penggemar sepak terjang mereka kembali ke kancah internasional dapat menjadi motivasi tambahan.
Semua mata kini tertuju pada Onic dan Aurora Gaming, tim-tim yang telah membuktikan bahwa potret esports di kancah internasional semakin menjanjikan. Bukan hanya bagi mereka, tetapi juga untuk seluruh ekosistem esports di Indonesia.
